Profile

Join date: Oct 3, 2022

About

Museum Fatahillah, Dari Zaman Batavia, Sampai DKI Jakarta



Museum Fatahillah sebagai tujuan rekreasi riwayat yang paling terkenal di Jakarta. Lebih terkenal bernama Museum Fatahillah, karena ada di Jalan Taman Fatahillah, NO.1, Jakarta Barat.Sebenarnya, Museum Fatahillah mempunyai nama sah Museum Riwayat Jakarta. Tetapi, karena nama Museum Fatahillah seringkali diulangi, karena itu seakan-akan jadi nama resminya.


Museum Fatahillah dulu sebagai balai kota di zaman pemerintah Belanda, yang disebutkan dengan gedung Balai Kota Batavia.Museum Fatahillah sekarang jadi museum, sekalian bukti riwayat di periode lalu yang tetap terlindungi baik sampai sekarang ini. Sebenarnya, bangsa yang mengenali sejarahnya, ialah bangsa, dan negara yang maju.


Museum Fatahillah seolah jadi lorong waktu untuk pahami, dan pahami riwayat, terutamanya riwayat Jakarta di periode kemarin. Maka dari itu, bawalah anak-anak kita mengenali riwayat bangsa, satu diantaranya dengan berkunjung Museum Fatahillah Jakarta.Sekarang ini, untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus Covid - 19, dan kepatuhan pada kebijakkan PPKM, karena itu Museum Fatahillah, dan beberapa daftar dari Java History tempat rekreasi di Jakarta tutup sementara, sampai tingkat zonesi di periode PPKM turun.


Lokasi Dan Alamat Museum Fatahillah

Lokasi Museum Fatahillah berada di teritori Kota Tua Jakarta. Adapun alamat Museum Fatahillah ada di Jalan Taman Fatahillah, NO.1, Jakarta Barat, DKI Jakarta.


Jalur Ke arah Museum Fatahillah Jakarta

Jalan ke arah Museum Fatahillah dapat dijangkau dengan memakai kendaraan beroda 2, atau beroda 4, kendaraan individu, atau angkutan umum, seperti KRL, dan Bis Trans Jakarta.Untuk yang tiba di luar jakarta, jalur pertama dapat ke arah stasiun, atau terminal bis paling dekat. Seterusnya, dapat pesan layanan angkutan online.


Jarak dari Monas ke Museum Fatahillah lumayan dekat, cuma memiliki jarak 7 km saja. Saat keadaan jalanan normal, waktu tempuhnya cuma 20 menit saja.


Daya Ambil Museum Fatahillah

1. Gedung Dan Barang-Barang Monumental

Daya magnet yang pertama dari Museum Fatahillah ialah arsitektur gedungnya yang sanggup mengundang perhatian beberapa pengunjung, dan kehadiran beberapa barang monumental didalamnya.Beberapa pengunjung diharap untuk jaga sikap, dan tidak asal-asalan, janganlah sampai menghancurkan property yang berada di dalam Museum Fatahillah.


2. Penjara Bawah Tanah

Daya magnet seterusnya di Museum Macan ialah kehadiran penjara bawah tanah, sekalian sebagai saksi bisu atas jeritan, dan kesengsaraan beberapa tahanan di periode penjajahan Belanda.Penjara bawah tanah itu dipisah di antara lelaki dan wanita, tapi punyai kemiripan, yakni bangunannya sesak, dan gelap.


Batu besar yang berwujud bola, untuk mengikat kaki tahanan masih terpampang di penjara itu. Pada bagian atas tahanan wanita, ada kamar tahanan sisa Pangeran Diponegoro, dan istrinya.Cukup banyak yang jadikan lokasi penjara bawah tanah sebagai lokasi tes nyali, atau membuat beberapa konten menakutkan. Karena nuansa mistik terasa sangat saat ada di tempat itu.


3. Tempat Taman

Saat hari mendekati sore, situasi di taman depan Museum Fatahillah benar-benar ramai oleh lawatan muda-mudi yang lakukan beragam jenis aktivitas.Cukup banyak beberapa orangtua yang bawa anak-anaknya untuk jalan-jalan disekitaran taman itu. Tempat taman Museum Fatahillah pas sebagai spot selfie yang instagramable.

 

Claire Russell

More actions